Kecap Manis Pahit

kecapi manis,
lenggok tari beralas pasir.
mati tiga kali, bangkit bangkit bangkit.
ranum layu kembang tergugur,
petik jari mencabut nada.

kecapi pahit,
sorot pijar bersinar senar.
dalam gelap merangkak, lalu kembali.
ia sampingkan dayu-dayu dan ragu.
tangga-tangga berjatuhan.

lebih dekat pada kecapi manis.
lebih dekat pada kecapi pahit.
dalam hidup manusia yang selalu mendekati.
dalam hidup manusia yang lupa akan mati.

Sesuatu Yang Kamu Berikan

 

gak tahu mau mulai darimana. bahkan gak tau mau nulis apa sebenernya malem ini. cuman ketika denger lagu ini, ngerasa harus nulis aja sesuatu yang berhubungan atau hal yang saya bisa relate ke salah satu lagu favorit saya ini.

You give me something
That makes me scared alright
This could be nothing
But I’m willing to give it a try

Continue reading

My Worries

Assalamualaikum guys.

kadang-kadang kerasa klise kalo kita bilang “wah udah gak kerasa ya udah blalabla…” dan saya juga termasuk orang yang jarang bilang seperti itu karena merasa itu cuma relativitas waktu saja. tapi untuk bulan puasa kali ini kayaknya prinsip itu gak berlaku. bener-bener gak kerasa. perasan baru kemaren saya posting tentang puasa, tau-tau udah bulan puasa lagi. yang kesekian kalinya. tapi tetep harus disyukuri karena masih bisa ketemu bulan Ramadhan ya :D

Continue reading

Mungkin Bukan

 

Mungkin bukan aku,
Yang nantinya jadi tempat bersandarmu.
Sosok berbagi euphoria dan samsara.
Berjatuh peluh dan tangis, muara mimpi-mimpi sepertiga malammu.
Yang menjadi sebab dan alasan di dalam hidupmu.
Pelindung palung hatimu, payung kala hujanmu.
Yang jadi teman hidupmu.

Mungkin bukan kamu,
Yang nantinya jadi tempat bersandarku.
Lahan rebah dalam lelahku.
Lampu malam kala gelapku, penuntun kala sesatku.
Yang menjadi tujuan dan harapan dalam hidupku.
Yang kesalahannya menjadi tanggunganku, yang mulianya jadi bintang utaraku.
Yang jadi teman hidupku.

Tapi biarlah berlalu semua mungkin.
Ketika kita bersama genggam, semuanya menjadi mungkin.
Juga segala yang baik-baik.
Mungkin.

Musashi oleh Eiji Yoshikawa

guys, saya kangen kalian guys…

aslinya udah lama banget gak nulis blog. pas didatengin ternyata udah penuh sama sarang-laba-laba dan penuh juga sama sarang penyamun (?) sesuai prediksi, setelah sekian lama ga nulis pasti bakal bingung tentang apa yang mau ditulis. tapi untungnya saya punya “kerang ajaib” yang bisa saya tanya soal postingan blog kalo lagi mentok. ternyata saya disuruh ngerekomendasiin buku. dia udah paling ngerti kalo saya ini jarang baca buku (-_-“)

kali ini saya mau ngerekomendasiin novel karangan Eiji Yoshikawa yang berjudul Musashi. mungkin sebagian dari kalian udah pada tau atau mungkin udah pernah baca novel yang tebelnya bujubuneng ini. tapi buat kalian yang belom pernah baca atau belom tau bakal saya jelasin. novel tentang apa sih Musashi ini?

Continue reading