12 Bulan

Kadang sebuah arti direnungi,
Gelombang, arus, gelombang.
Namun jika hanya jawab dicari,
Bocah duduk di sekolah dasar juga,
Sama.

Melayang ragaku di antara,
Dasar tak menyentuhku, permukaan pun,
Tak menyambutku.
Digaduhi, diludahi, dicemari.
Mimpi-mimpiku pernah usai.

Tapi dalam redup, nyawaku.
Berhamburan tak keruan.
Yang terjadi dalam susunan juta cahaya,
Dicengkeram fajar, leherku.

Advertisements

Shitstorm

Pernah gak kalian pas lagi sibuk-sibuknya, pas keadaan di sekitar kalian lagi chaos banget, atau deadline yang tinggal beberapa menit lagi tapi kalian tenang-tenang aja bahkan cenderung gak peduli yang bertolak belakang banget dengan sikap kalian pas di awal dan di tengah-tengah semua itu?

Read More

Salah Fokus

Tadi siang ada satu video yang muncul di suggestion youtube saya yang berasal dari channelnya Jonathan Morrison. Beliau adalah salah satu youtuber kondang asal Amerika yang biasa membuat konten tentang gadget & teknologi terbaru yang sedang trend saat ini. Tapi video yang muncul bukanlah video seperti biasanya. Melainkan sebuah video tentang seorang produser musik yang membuat beat untuk lagu menggunakan….iPad. 

Read More

Candu

44074926_715535085490339_4355900572553969664_n

“kamu kecanduan apa?”

semua orang itu saya yakin dalam hidupnya, sadar atau tidak sadar, dirasa maupun tudak dirasa, atau diakui maupun tidak diakui, pasti kecanduan sesuatu. entah makanan, minuman, mainan, hiburan, dan lain-lainnya. yang keliatan biasa-biasa aja pun pasti sebetulnya kecanduan sesuatu. ya, kecanduan untuk biasa-biasa aja. kalo gak biasa-biasa aja, kayanya risih gitu. pengennya ya, biasa-biasa aja. ngerti ga? ya kalo gak ngerti bacanya biasa-biasa aja lah ya. Read More

Zona (Tidak) Nyaman

Saya memulai tulisan ini tanpa membuat judulnya dulu karena belum tau juga mau dijudulin apa. Tapi yang jelas ini cuma sekedar menuliskan keresahan hati dan berbagi pengalaman yang diharapkan ada sesuatu yang saya dan kalian bisa ambil. Loh kok serius gini dip? Jangan serius-serius amat nanti bubar (((MULAI)))

Sekitar awal agustus saya diterima di perusahaan baru setelah resign dari perusahaan lama di pertengahan juli. Sebetulnya cerita sampai resignnya sendiri itu rame juga sih tapi mungkin bakal saya ceritakan di lain waktu itu pun kalau ingat šŸ˜† nah sebetulnya kenapa saya diterima kerja di perusahaan baru ini pun saya sendiri gak ngerti. Pertama, dari hasil tes online, saya merasa kerjaan yang saya submit gak memuaskan bahkan menurut standar saya sendiri. Eh, malah dipanggil wawancara. Pas dipanggil dan melakukan wawancara pun, saya merasa jawaban yang saya berikan juga apa banget gitu. Pulang dari wawancara juga sudah merasa ini kayaknya gak lolos deh. Kemudian dapet email selang seminggu kalo saya diterima. JENG JENG. Read More