Musashi oleh Eiji Yoshikawa

guys, saya kangen kalian guys…

aslinya udah lama banget gak nulis blog. pas didatengin ternyata udah penuh sama sarang-laba-laba dan penuh juga sama sarang penyamun (?) sesuai prediksi, setelah sekian lama ga nulis pasti bakal bingung tentang apa yang mau ditulis. tapi untungnya saya punya “kerang ajaib” yang bisa saya tanya soal postingan blog kalo lagi mentok. ternyata saya disuruh ngerekomendasiin buku. dia udah paling ngerti kalo saya ini jarang baca buku (-_-“)

kali ini saya mau ngerekomendasiin novel karangan Eiji Yoshikawa yang berjudul Musashi. mungkin sebagian dari kalian udah pada tau atau mungkin udah pernah baca novel yang tebelnya bujubuneng ini. tapi buat kalian yang belom pernah baca atau belom tau bakal saya jelasin. novel tentang apa sih Musashi ini?

Read More

Some Neofolk Songs

Neofolk is a form of folk music-inspired experimental music that emerged from post-industrial music circles.
Neofolk can either be solely acoustic folk music or a blend of acoustic folk instrumentation aided by varieties of accompanying sounds such as pianos, strings and elements of industrial music and experimental music.  The genre encompasses a wide assortment of themes. Neofolk musicians often have ties to other genres such as neoclassical and martial industrial. (Wikipedia)

Hola amigos. pada saat menulis ini saya sedang diambang batas kesadaran saya. luar biasa kantuk menyerang saya kini. tapi saya tidak bisa tidur. selain karena saya sedang berada di kantor, di sebelah kanan saya sedang ada perbaikan kabel telepon. ah betul-betul ini menguji alam sadar saya.

saya senang dengan musik neofolk. terutama yang mengandung unsur musik indonesia. terutama terutamanya lagi yang mengandung unsur musik sunda. misalnya saja penggunaan nada pentatonis, penggunaan instrumen seperti kacapi suling atau juga aransemen yang diarahkan lebih ke nuansa kedaerahan namun memakai instrumen konvensional. seperti apa contohnya? berikut saya share beberapa lagu yang sering saya dengarkan.

Katjie & Piering – Zsa Zsa Zsu ( Rock N Roll Mafia Cover)

hasil gubahan duo ciamik ayayay sikelinci (Baby Eats Crackers) dan sigit Pramudita (Tigapagi) seakan membawa saya melayang ke tanah sunda. padahal saya sedang di tanah sunda. jadi bagaimana ini? ah pokoknya lagu ini nikmat didengarkan di sore atau malam hari.

Read More

Noa – Lentera [Bedah lagu]

Holla amigos…

Pada kesempatan kali ini saya akan mereview lagu yang dijadikan single oleh salah satu band indie yang berasal dari kota Bandung yaitu :

NOA.

We are an indie pop band genre in Bandung, Indonesia. Formed since December 2011. High delay and xylophone. Oki (vokal,xylophone), Tendi (guitar), Riski (drum), Megi (bass), Rinaldi (guitar)

bisa dilihat pada gambar diatas wajah-wajah para personilnya hampir tidak terlihat karena tertutup ilalang dan kertas warna warni. tapi bukan itu yang ingin saya bahas disini. saya akan membahas 1 lagu mereka yang berjudul Lentera.

band ini mengusung aliran indie-pop yang jika saya perhatikan  memiliki kemiripan unsur musikal dengan band band seperti Jodi In The Morning Glory Parade, 1900 Yesterday, Lovely Tea, Cascade, dan penggunaan ambience. namun daripada gloomy, mereka lebih menekankan pembawaan musik yang bernuansa ceria.

Read More

MUSIC : My All Time Favourite Musician [PART 2]

Adakah satu hari dimana kalian tidak mendengarkan senada atau sebisik atau sedikitpun suara musik?

Musik sudah menjadi sobat karib saya sejak masih SD. saat dimana anak-anak mendengarkan lagu2 ciptaan Papa TBob, saya sendiri lebih suka mendengarkan musisi luar semacam The Corrs, Hanson, Westlife,Backstreet Boys atau band band heavy metal semacam Iron Maiden, Helloween, Megadeth atau Musik musik progresif semacam Dream Theater. hella weird taste of music for a kid that age. saya suka lagu anak-anak. tapi saya lebih menikmati saat mendengarkan musik-musik semacam tadi. Dulu ya…

Sekarang sama. saya masih suka mendengarkan musik dimanapun saya berada. beragam jenis musik saya dengarkan mulai dari pop mainstream, rock mainstream, jazz, reggae sampai musik-musik dengan genre yang aneh-aneh semacam psychedelic, progressive,math, post-rock,shoegaze,neofolk,ambient dan saya juga menikmati musik-musik keras beraliran metal,death,grind,post-hardcore,punk dan masih banyak lagi. Bahkan sampai J-pop, K-pop pun. never had enough.

Tapi tetap saja begitu memetik gitar, lagu yang keluar dari mulut saya macam Armada, D’masiv, D’Badjingan #eh. pada kesempatan ini saya ingin meneruskan post kemarin yang bisa dilihat di SINI tentang musisi-musisi yang benar-benar saya sukai semua karyanya. oke langsung saja ya.

PARAMORE

Read More

MUSIC : My All Time Favourite Musician [PART 1]

Hore!
saya mengucapkan kata diatas dengan nada datar namun dengan hati penuh sukacita. saya ingin share beberapa musisi yang jadi favorit saya sepanjang masa. saya mendengarkan beragam jenis musik. tidak terpaku pada 1 genre saja. karena saya suka mengeksplorasi musik. akhir-akhir ini saya mencoba mendengarkan shoegaze dan folk. referensi masih sedikit. jadi lagunya juga cuma punya sedikit. hhe

yang terpampang disini tidak mengacu kepada urutan mana yang paling saya sukai.  tapi karena saya tidak bisa memposting secara  paralel. ya, kira-kira seperti itu. jangan minta saya jelaskan karena saya akan bingung sendiri.

THE HIATUS  (JAPAN)

the HIATUS a japanese rock band formed by Takeshi Hosomi. Members are:
Vocals/Guitar: Takeshi Hosomi (Ellegarden)
Guitar: Masasucks (FULLSCRATCH)
Bass: Ueno Koji (Radio Caroline, ex-TMGE)
Drums: Kashikura Takashi (Toe)
Piano: Horie Hirohisa (Neil & Iraiza)

Read More