Saya Yang Mana, Aku Yang Mana

Mau kemana lagi kau malam?
Bintang yang telah kau rangkai begitu saja kau biarkan memudar disapu bayang ingatan.
Dingin yang merasuk didiamkan menjadi suam kuku.
Lolong serigala diambang pepantulan.
Mau kemana! kemana!

Mau kemana lagi kau siang?
Latar biru berselimut kabut kau nodai, ceruk lebur menjadi jingga.
Peluh bermandi bilas jasmani penuh wewangi.
Raung kuda besi dan roda baja ditelan gaung waktu.
Mau kemana! kemana!

Dan kini Saya dan Aku terpantul bias danau, antara surya rembulan.
Senja dan fajar beradu berpadu mengalun wahyu.
Terbangun, memeluk lutut.
“Semua akan baik-baik saja. ular sudah pergi. kembalilah terlelap”

Tentang Cinta [2]

Salam Cinta….

acieeee….

Ah saya sedang malas berbasa-basi di awal. jadi biarlah berbasa-basi di tengah saja. seperti janji saya kemarin, atau pada posting sebelumnya, saya akan menuliskan beberapa kejadian dan pendapat yang saya alami belakangan ini yang sifatnya agak, ehem…pribadi. tapi sebetulnya sulit menulis hal-hal seperti ini. karena saya sebetulnya bukan sebuah pribadi #TerYogaEsPe. ah dasar raja dangdut….oh iya, sembari membaca, silakan pilih lagu untuk mengiringinya sebagai backsound. pilih saja, lalu cari dan unduh sendiri ya.

1. Bullet for My Valentine – Heart Burst Into Fire

2. Hanson – Mbop

3. Vannesa Carlton – A Thousand Miles

4. Dzeek – Friends

5. The Trees and The Wild – Kata

Jika sudah, teruskan membaca. itu juga kalau ingin meneruskan. tapi teruskan saja ya? supaya saya tidak percuma ngetiknya. haha.

Read More

Habits

ini adalah kebiasaan tidur di keluarga saya. saya menulis ini saat mendengar suara tidur dari kamar keluarga yang dekat ke ruang tengah, tempat saya begadang dan nulis postingan ini sambil ditemani lagunya Katjie & Piering. lagu Zsa Zsa Zsu ini tidak bosan2 saya dengarkan…

1. Bapak saya mendengkur.

2. Ibu saya suka ngigau,mengerang kesakitan,merengek,menangis tanpa air mata di setiap tidurnya. saat saya begadang, itu jadi hal yang menyeramkan.

3. Adik saya percampuran keduanya. kadang mengigau dan kadang mendengkur pelan.

4. Saya kalau tidur seperti mayat. tidak bergerak dan tidak bersuara. tapi kalau sedang sadar, suka berbicara sendiri.

Ibu saya suka menanyakan kenapa saya sering bicara sendiri dan tertawa tanpa sebab. saya mengerti khawatirnya orang tua. takut anaknya mengalami kelainan atau bagaimana. saya pun akan menanyakan pada anak saya kalau dia suka berbicara sendiri.

memang tidak boleh ya? saya jawabnya begitu saja…

Tentang Kata Maaf

AH! tak usahlah meminta maaf untuk hal hal kecil, saya juga bukan orang yg seneng marah marah untuk hal hal sepele. Cobalah untuk tidak mudah untuk menggunakan kata maaf atau sori pada hal hal yang memang nggak perlu.

Minta tolong pake bilang sori

Mau ngajak ngobrol pake minta maaf

Masih banyak kata kata lain yang bisa digunakan selain MAAF.

Dan maaf untuk kedua contoh diatas adalah salah tempat. Mau ngajak ngobrol kok minta maaf duluan? Nggak nyambung.

Jangan jadikan maaf itu sebagai kata pelengkap. Maaf itu ada tanggung jawabnya. Jangan terlalu gampang mengucap maaf untuk hal sepele yang jauh dari sifat salah. Maaf jadi nggak ada artinya kalo begitu. Dan saya juga nggak tau apa yang mesti dimaafkan.

taken from http://igamassardi.wordpress.com/.

ya sebetulnya dulu, ini yang ingin saya sampaikan. kenapa terlalu banyak maaf? apakah maaf sudah tidak ada artinya sampai bisa diucapkan berulang-ulang tanpa henti?

Saya dan Aku

selamat malam untuk aku. ini saya.

saya merasa sudah lama sekali saya tidak menyapa aku. apabila diingat2, mungkin baru 3 kali saat saya menyengaja untuk mendatangi aku untuk berbincang2. sekedar menikmati teh hangat sambil bercengkrama di tengah malam. mungkin ditemani roti kukus berisikan selai kiwi atau durian atau mungkin parutan keju. aku menyukainya. begitu pula saya.

dalam beberapa kali perbincangan dengan aku, saya menyadari bahwa saya dan aku meskipun memiliki banyak kesamaan, ternyata adalah individu yang bertolak belakang. saya lebih bersikap analis, realistis, skeptis dan pesimis namun tetap kritis terhadap situasi.

sedangkan aku….

Read More