Kabur Pandang

favim-com-7235

meskipun belum pernah terbayangkan,
ujung jarak terjauh yang akan kulalui dalam
segenap untaian tangis, tawa dan kata-kata di udara,
diam yang laun remuk menjadi ruang hampa,
dan diri yang hanya bisa berandai dalam harap,
namun…

dalam kabur pandang ini,
selalu kumohon agar segala permintaan menjadi
penunjuk untuk hal-hal terbaik.
agar doa menjadi sebuah kesadaran,
tentang lemahnya raga yang ditenggelamkan waktu,
tentang rapuhnya hati yang diluluh lantakkan kenyataan.

hingga pada akhirnya, isi benak yang terlampau luap ini
menguap, menjadikannya putih di angkasa.
diarak bayu, menuju ke tempat yang kita tak tahu.
menjadi hujan, menjadi sungai atau menjadi
sebuah tanda tanya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s