Zephyr

Asap dari benda yang diapit dua jarinya lalu membumbung tinggi,
Seakan direlakan pergi. Diantara tirai di langit, mencari arti.
Menghembuskan nafas pada kata-kata yang kau ucapkan,
Mengikhlaskan yang pergi ke langit dan tak akan kembali.

Sedikit diam banyak bicara, namun benda yang kita naiki ini tak akan pergi kemana-mana.
Suaramu memecah dinding kebisingan. Menyingkap malam menjadi pagi, hancurkan bulan menjadi mentari.
Arak-arakan yang terbawa angin juga tak akan kembali. Percikan benda yang diapit dengan dua jarinya merambat menjadi api, sewarna sore ini.

Hanya masalah waktu, yang kuinginkan hanya membawa langit hari ini menuju 4 hari yang lalu.
Agar bisa kutunjukkan dalam nyata, kemana kita bila suatu saat nanti harus merelakan diri masing-masing.
Kembali ke tanah, kembali ke langit,
Tertiup angin sepoi-sepoi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s