Angkasa (Bagian Akhir)

tumpuan tanganku mengadu,
kian memberat lalu ia jatuh mengaduh.
mengais sisa kata dari senyum rapuh.
engkau ke seberang bayu.

raga ini kaku, berharap pada langkah yang tak mampu.
detak-detak dalam tegun, didekap bulan kedua yang jadi lalu.
pandang terpaku pada kembang sayapmu,
melukis kanvas jingga dan biru.

selamat jalan,
kata-kata yang tertinggal ini akan aku bakar,

agar aku hangat dalam kedinginan,
agar aku terang dalam kegelapan,
agar aku hilang dalam kenangan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s