Melupakan Dua Ribu Empat Belas

dua ribu empat belas sudah berakhir dan saya masih gak tahu apakah jumlah follower blog saya yang berjumlah tiga ratusan orang itu sudah mewakili semua orang yang rutin membaca blog saya atau tidak, tapi saya senang setelah sekian lama ngeblog, akhirnya jumlahnya mencapai segitu juga. meskipun viewnya cuma sedikit, toh tujuan utama saya ngeblog bukan untuk cari view. tapi mungkin agak sedikit kurang ajar kalo saya tiba-tiba nyerocos disini tanpa menyebutkan fakta bahwa saya sudah terlalu lama tidak menulis disini. terlalu lamaaaa~ *lagu vierratale berkumandang*

niatnya sih ingin bikin postingan tentang review apa aja yang udah terjadi di kehidupan saya di tahun ini. masalahnya, saya bahkan sudah gak ingat lagi apa yang saya makan dua hari yang lalu. apalagi menulis kejadian-kejadian yang sudah berbulan-bulan lalu. tapi ada beberapa *sedikit* hal yang saya ingat. penting tidak penting sebetulnya, tapi akan tetap saya tulis disini. supaya bisa saya baca lagi di kemudian hari😆

saya merasa kehilangan banyak teman di tahun ini. ada yang sedang sibuk mempersiapkan skripsi, pergi ke luar kota bahkan keluar pulau untuk kerja praktek, bahan penelitian dan macam-macam. ada juga teman-teman yang asalnya sering berkumpul, kemudian diterima bekerja di luar kota. ada pula yang menikah. ada kawanan yang lama kelamaan tidak solid lagi, ada yang lebih sering bergaul dengan orang-orang baru dan masih banyak lagi. saya merasa ditinggalkan. harusnya saya tidak berpikir seperti ini karena kenyataannya keadaan yang membuat semuanya jadi begini. mungkin orang lain juga ada yang merasa saya berubah tidak seakrab dulu meskipun saya sendiri gak nyadar. tapi ya…itu. satu masa dimana satu persatu orang di kehidupan kita menghilang, sudah masuk ke masa itu kah?

but then again, there are friends who stick around. still hanging out as usual, not having awkward and meaningless conversations like “eh kemana aja?”, “sombong ih”, “sibuk apa sekarang?”, “ntar kita maen bareng lagi yuk” and any other bullshit. those are friends I’ll hold dear and i’ll make sure i will be there for them as long as i could.

tapi tahun dua ribu empat belas tidak melulu soal kehilangan, banyak juga hal-hal yang saya dapatkan dan tentu membuat saya merasa sangat bersyukur masih bisa melewati tahun tersebut di kehidupan saya. tapi tidak akan saya bahas disini. mungkin di lain kesempatan saja itu pun kalau ingat😆 mudah-mudahan tahun ini jadi tahun yang baik buat kita semua ya.

kalau menurut kalian, hal apa yang paling berkesan di dua ribu empat belas?😀

5 comments

  1. faiz decctha · January 10, 2015

    Teruskan ngeblognya. Semoga success selalu 👌

    • Diffa Imajid · January 12, 2015

      siap siap. terima kasih sudah berkunjung😀

  2. Rumambay · January 10, 2015

    ane masih jadi pembaca setia blog ente sob, cuma sekarang udah jarang blogwalking aja. hehe:mrgreen:

    • Diffa Imajid · January 12, 2015

      Alhamdulillah ternyata masih ada yang baca :))

      • Rumambay · January 18, 2015

        hahahaaaa, banyak-banyak bersyukur aja lah ente bro punya sobat blogger kaya ane yg setia gini. hehe :p

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s