Efek Jokowi Nyapres, Menurut Awam Politik

kalo dibilang kaget soal ini, sama sekali nggak sih. dari awal jokowi terpilih sebagai DKI1 pun saya udah ngeliat bibit-bibit pada diri jokowi untuk jadi capres. berita jokowi nyapres saya dapatkan dari twitnya akun twitter PDI Perjuangan yang menyertakan hestek #JKW4P beserta logo ini yang kemudian menjadi TTWW. euphorianya semacam pas Yunani jadi juara Euro 2014. eh iya gak sih? iyain aja lah….

saya bakal ngebahas apa aja efek yang terasa setelah berita ini muncul dari kacamata seseorang yang awam politik. awam politik disini maksudnya saya sendiri😆 tapi seriusan, saya bener-bener gak ngerti soal politik dan apa aja yang sedang terjadi sekarang-sekarang ini. cuma kebetulan aja saya liat beritanya di twitter. jadi kepikiran buat bahas ini. baiklah, mari kita bahas satu persatu.

1. IHSG Langsung Melonjak Drastis

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melonjak drastis ke level 4.869,67, setelah Joko Widodo resmi ditunjuk sebagai calon presiden dari PDI Perjuangan (PDIP). Pada pukul 15.50 WIB, IHSG menguat 143,51 poin atau naik 3,04%. Majunya Jokowi itu membawa sentimen positif ke pasar Indonesia. (ini kata solopos.com & saya sama sekali tidak mengerti soal IHSG. yg saya tahu, beberapa akun twit yang saya follow langsung ngetwit tentang ngejual sahamnya gitu. ada yang bisa bantu saya memahami ini semua? hahaha)

2. Ahok Kemungkinan Besar jadi DKI1

biasanya, ketika si ketua lengser atau naik jabatan, wakilnya lah yang menggantikan posisinya. disini berarti Pak Ahok mungkin akan jadi gubernur jakarta menggantikan pak jokowi. tapi kalo kita melihat pernyataan ini, bakal banyak efek yang dibawa ahok kalo dia jadi gubernur dan untuk ngebahas itu kayaknya butuh satu postingan khusus. kepanjangan kalo saya tulis disini. :p

3. Elektabilitas Partai PDI-P Meningkat

dengan kata lain, caleg-caleg dari partai terkait mungkin akan mendapat…apa ya…morale boost mungkin? entah kenapa bahasa saya sangat dynasty warrior sekali. intinya karena jokowi nyapres, kader-kader dari PDI-P juga mungkin akan semakin banyak yg terpilih. semacam jaman SBY pas kepilih jadi presiden, caleg-caleg partai demokrat juga jadi banyak yg kepilih kan? begitulah.

4. Capres Lain jadi…..Entahlah…

kira-kira seperti ini….

dan mungkin seperti ini…

5. Negara Kita Batal Jadi Kekaisaran.

apabila sang raja dangdut Rhoma Irama terpilih menjadi presiden, yang ada di benak saya adalah Indonesia akan dirubah bentuknya menjadi kekaisaran dangdut, lagu Indonesia Raya diaransemen ulang dengan iringan dangdut  dan stadion GBK sewaktu-waktu akan beralih fungsi menjadi colosseum untuk tempat tarung…..dangdut.
tapi sepertinya semua itu tidak akan terjadi.

sepertinya sudah kepanjangan tulisan saya ini. jadi gimana nih menurut pendapat kalian? oh iya, siapa jagoan kalian di pemilu presiden nanti? Pak Jokowi kah? Pak Prabowo kah? atau Yang Mulia Raja Dangdutkah?

Gambar diambil dari berbagai sumber. twitter: ndorokakung, imandita, victorkamang, PDI Perjuangan.

12 comments

  1. ambeienlur · March 16, 2014

    Terimakasih informasinya gan. salam kenal aj dari saya n sukses selalu .

  2. kankerrahimtea · March 16, 2014

    Siapa pun pahlawan kita di 2014 yg terpilihan yang penting bener bener ngejalaninya dan tulus. sukses selalu gan … http://goo.gl/v70NYD

    • Diffa Imajid · March 16, 2014

      aamiin. semoga negara kita jadi lebih baik lagi. salam sukses juga gan😀

  3. mahawati · March 16, 2014

    ada kemungkinan Ahok jadi DKI1 tapi itu harus dengan pertimbangan besar, akan ada isu ras yang tinggi nantinya

  4. fasyaulia · March 17, 2014

    Ah pokoknya saya gakmau Ridwan Kamil ikut2an jadi capres #tibatiba

    • Diffa Imajid · March 17, 2014

      gak mungkin sih kalo dia nyalonin jadi capres kayaknya.
      kecuali nyalon cuci, blow & meni pedi cyiinn (?)

  5. pemainkata · March 18, 2014

    Ahahaha, bahas Rhoma Irama jadi Presiden dari sisi awam politik dong Dik :p

  6. mawi wijna · April 7, 2014

    Saya sih kurang setuju Jokowi jadi Capres. Lha dia kan dulu menjabat Wali Kota Solo belum selesai udah diusung jadi Gurbernur DKI. Jabatan Gubernur DKI belum selesai trus diusung lagi jadi Capres. Mestinya kan menyelesaikan tanggung-jawabnya dulu, supaya prestasinya jelas.

    Tapi mau gimana lagi ya, politik itu soalnya saling rebut kekuasaan. Jadi nggak ada itu yang namanya pengabdian. Apalagi rakyat sekarang kenalnya sama tokoh2 yang dipopulerkan media elektronik. Sayangnya tokoh2 akademisi nggak populer. Padahal menurut saya Indonesia baru bisa bener kalau diurus sama akademisi.

    • Diffa Imajid · April 7, 2014

      itu sebetulnya yang saya sayangkan juga mas. mau bagaimana pak jokowi atau bu mega menyangkal bahwa ini bukan pencapresan “boneka”, tapi dari fakta bahwa dia ninggalin masa jabatan sebelum bener2 beres bikin banyak kalangan jadi gak yakin…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s