Road To #OneOkRockJKT (The Beginning)

“AKHIRNYA MEREKA DATENG KESINI JUGA!”

Kalo misalnya saya ditanya siapa band jepang yang karirnya sedang bagus-bagusnya sekarang, saya bakal jawab One Ok Rock. Band yang digawangi oleh Taka, Toru, Ryota & Tomoya ini karirnya meroket semenjak mereka mengisi soundtrack buat film Rurouni Kenshin dengan lagu The Beginning. Pasti banyak orang-orang yang ngejadiin The Beginning sebagai lagu pertama yang bikin mereka suka sama OOR (One Ok Rock) tapi tidak dengan saya *loh*.

Saya sendiri pertama kali mendengar lagu mereka tahun 2009 yaitu Koi no Aibou Kokoro no Kupido. bass line melodik ala musik jepang pada lagu ini yang disetel dengan speaker full volume langsung bikin saya penasaran dengan lagu-lagu mereka yang lain. setelah itu saat mendengarkan lagu living dolls, mulai dari situlah saya menggemari musik mereka.

sekitar 3-4 bulan yang lalu, turunlah wangsit dari officialnya OOR yang mengatakan bahwa mereka akan mengadakan konser di Indonesia dalam rangka world tournya mereka. begitu mendengar kabar tersebut, sontak saja saya merasa….biasa aja sih sebetulnya. soalnya saya udah berspekulasi bahwa melihat dari animo masyarakat Indonesia buat OOR apalagi setelah era The Beginning, kemungkinan mereka untuk konser disini tergolong cukup besar. bahkan pada acara Ennichisai Jakarta kemarin pun dibuat satu segmen khusus buat tribute OOR. singkat cerita, saya beli tiketnya. tidak ada pembagian kelas buat penonton jadi semuanya masuk festival. harga tiket menurut saya cukup terjangkau.

saya memutuskan buat pergi ke jakarta bareng-bareng rombongan One Ok Rockers Bandung biar lebih asik aja *alasan macam apa ini…*. sebelum hari-H, kita mengadakan beberapa kali kumpul buat ngebicarain tentang transportasi yang digunakan, biaya, serta kelengkapan konser yang sebaiknya dibawa. karena saya udah lama gak ikut gathering, begitu ikut gath terakhir kemarin agak pangling juga soalnya banyak banget anggota-anggota baru. di sisi lain, saya ngerasa seneng juga karena perkumpulan yang asalnya cuma sekitar 20-30an orang sekarang jadi jauh lebih banyak orangnya. saya hitung mungkin ada sekitar 70-80 orang yang ikut gath kemarin dan pada akhirnya kita berangkat kesana menggunakan dua bus berkapasitas 57 orang perbusnya. dan kursinya penuh! bahkan masih ada yang pengen ikut bareng bis kita meskipun udah full.

skip, akhirnya tibalah ke tanggal 24 november, hari dimana jamaah OORiyah akan melaksanakan ibadah naik haji ke senayan untuk menjadi fans yang mabrur. sesuai dengan kesepakatan, kita ngumpul di daerah sekitar ITB sekitar jam 7 karena direncanakan kita akan berangkat jam 8. sesampainya saya di tempat ngumpul, saya didata dulu kemudian menyapa teman-teman yang sudah hadir dan berkenalan dengan beberapa teman baru.

anak-anak, kita absen dulu ya~

anak-anak, kita absen dulu ya~

broooo lokasi dimana brooo~

broooo lokasi dimana brooo~

suasana di bus 2. sayangnya saya tidak ada di bus ini. kira-kira dimanakah saya?

suasana di bus 2. sayangnya saya tidak ada di bus ini. kira-kira dimanakah saya?

setelah semua datang, menempati kursi masing-masing dan dibagikan atribut yang berdasarkan pesanan (kaos, slayer dll) lalu rombongan kami pun berangkat. Bismillah.

ada satu ritual yang saya lakukan demi menyambut konser ini yaitu gak ngedengerin lagu OOR apapun dari semenjak pengumuman diadakannya konser. tujuannya apa? saya sebetulnya sudah agak bosan dengan lagu-lagu mereka karena terlalu sering didengarkan *sorry ya fans*. maka dari itu, supaya lagunya jadi enak lagi, untuk sementara saya gak ngedengerin lagu mereka dulu.

nyampe di rest area. Alhamdulillah masih pada kece-kece

nyampe di rest area. Alhamdulillah masih pada kece-kece

tapi celakanya, seiring perjalanan di bus kami menyetel tembang-tembang OOR. ritual saya terancam gagal. akhirnya saya putuskan untuk tidak mengobrol selama perjalanan kesana dan mendengarkan musik pake headset. dilema sebetulnya. di satu sisi ingin ngobrol tapi di sisi lain saya juga gak mau menggagalkan ritual. peraturan yang tidak perlu sebetulnya. tapi supaya lebih berkesan dan ada caritaeun lah istilahna mah. and then, the scary parts begin here.

begitu bus kami menapaki Jakarta, kami disambut oleh titik-titik air yang terjun bebas dari atas sana. saya menyadari ini ketika melihat kaca bus yang penuh sama bekas tetesan hujan. sebetulnya gak scary-scary amat sih. cuman hal yang paling ditakutkan pada saat konser berlangsung adalah HUJAN. kalo venuenya indoor sih gak jadi masalah. namun seperti yang udah kita ketahui bahwa konser akan dilakukan di tempat outdoor *jeng-jeng*

meskipun udah bekel jas ujan dan baju ganti tapi yang sebetulnya jadi pikiran adalah kenyamanan saat konser. mana enak ajrut-ajrutan pake jas ujan bro. tapi dengan seizin Tuhan Yang Maha Kuasa, hujan menjadi sebatas mendung disaat kami sampai disana. seakan melindungi dari sengat surya tiada ampun. eh kenapa bahasanya jadi begini ya…

OORers Bandung bersatu! lagi-lagi saya gak ada disini. huft~

OORers Bandung bersatu! lagi-lagi saya gak ada disini. huft~

long story short, saya nukerin tiket dan ambil tempat antrian di depan gate dan ternyata udah ada yang nunggu depan gate dari siang meskipun open gatenya jam stngah 6 dong. it was tiresome. di sela-sela penantian *halah* saya ikut berfoto-foto sama anak-anak OORIndo yaitu fanbase utama dari OOR di Indonesia. pas sedang foto-foto, ternyata datang bapak-bapak kece dari pihak promotor yang katanya mau ngerekam kita dan dikasi liat ke Taka. then everyone lose their minds. eh maksudnya mereka teriak-teriak gitu untuk menunjukan antusiasme dan ketidaksabaran mereka buat segera nonton konsernya.

panasnya bukan main bung

Jakarta panas, bung!

bersama pasukan besar One Ok Rock Indonesia \m/

bersama pasukan besar One Ok Rock Indonesia \m/

"gw kasi liat taka yeee" & everyone lose their minds :lol:

“gw kasi liat taka yeee” & everyone lose their minds๐Ÿ˜†

setelah penantian panjang dan melelahkan, serta teriakan-teriakan semacam “kami ingin menonton OOR bukan SECURITY!” atau “open gate botak!” dan berbagai bahasa daerah yang saya tidak mengerti, akhirnya gerbang pun dibuka. it was chaos. ada yang motong antrian, ada yang kegencet dst dst sampai akhirnya saya pun masuk dan berada di dalam venue. hal pertama yang saya lakukan di saat yang mengharukan itu adalah, menuju ke WC terdekat. udah kebelet cyiiiin~

setelah urusan antara saya dan WC umum selesai, saya bergegas menuju tempat penonton. Alhamdulillah saya dapat tempat sangat dekat dengan batas depan. tetapi kemudian tanpa disangka-sangka, muncullah seorang teman yang tiba-tiba muncul *yaiyalah*. ternyata dia masuk menggunakan kalung freepass dan katanya dapet freepassnya baru hari itu juga. itu berarti tiket yang udah dia beli seharga 500k terbuang percuma. gak dalam arti sebenernya sih. tapi pas sadar kalo tiket itu gak bisa dijual lagi, ya begitulah. hidup memang selalu mengejutkan dengan caranya sendiri.

setelah menunggu sampai jam 8 malam, sesuatu terjadi. lightning panggung menjadi gelap, kemudian terdengar suara yang menyebutkan tata tertib dalam menonton konser. kemudian kalian semua tahu apa yang terjadi selanjutnya.

yeah, let the show begins!

nantikan part selanjutnya ya๐Ÿ˜€

(sumber foto : facebook. credits to Milla Ovie. makasih buat foto-fotonya teh :D)

6 comments

  1. Pingback: Road To #OneOkRockJKT (Ending Story??) | IMAJID DIFFA
  2. amadl · December 11, 2013

    HaLo, senang deh baca post ini, rasanya kaya’ nostaLgia 24 November.. Dan rituaL kita sama ^^

    • Diffa Imajid · December 12, 2013

      wah ada yg ikut ritual juga :))
      tapi efekya kerasa banget kan?๐Ÿ˜†

      • amadl · December 12, 2013

        Banget!!๐Ÿ˜€

  3. Milta · December 12, 2013

    Alhamdulillah.. semoga berkah menunaikan ibadah One Ok Rock juga menulari saya.. blast!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s