Kemarin Saya Bosan

cerita ini adalah cerita tentang saya yang sedang kebosanan di kantor karena layar monitor di depan saya isinya cuma huruf warna-warni. saya juga bimbang tentang sore ini apakah saya mau bikin kopi atau mau nyeduh coklat. setelah diingat-ingat kemarin saya nyeri ulu hati setelah minum kopi, akhirnya saya putuskan minum air putih saja dulu. karena kebetulan saya haus tapi tidak lapar karena baru saja makan siang dengan ikan bawal yang ternyata salah disebut oleh Teh Lia menjadi ikan kembung. padahal ikan bawal dan kembung kan berbeda jauh ya? yah biarkan saja mereka selesaikan masalah mereka sendiri karena sama-sama ikan. urusan manusia cuma memakan mereka saja. nangkap dan nggorengnya bahkan bukan urusan saya. urusan saya cuma ngerubah huruf warna-warni tadi menjadi uang.


saya sebetulnya masih marah-marah dalam hati karena saya berangkat lebih awal dari biasanya karena orang-orang di jalanan tadi lebih menyebalkan dari orang-orang di waktu siang. entah karena arwahnya masih tersebar di penjuru langit atau otaknya masih dalam sesi booting. tapi sekarang saya deg-degan setelah bilang “ava kamu cantik” pada seseorang yang bukan siapa-siapa melainkan cuma “kamu” dalam setiap puisi yang saya buat. akhirnya saya diamkan saja. karena semesta tahu bahwa dia memang begitu. setidaknya dilihat dari semesta yang melalui mata saya.

saya kemudian marah-marah lagi dalam hati tapi bukan karena soal tadi. tapi karena foto pengemis yang memarkirkan motor sebelum mengemis di cikapayang dan foto satunya lagi yang memperlihatkan pengemis sedang main HP di lampu merah. begitu ingat kalo saya tidak pernah ngasih sama pengemis di lampu merah, saya tidak jadi marah. saya malah jadi tambah bosan karena huruf warna-warni barusan tidak kunjung berubah jadi uang, malah berubah jadi bahan pikiran. karena sebentar lagi sore, saya jadi melirik-lirik dispenser. membayangkan air panas yang bersenyawa dengan serbuk coklat dan dengan sukarela menghangatkan hari saya yang membosankan ini. Ah, sebaiknya sebelum itu Solat Ashar dulu.

Ditulis pada suatu hari Rabu tanggal 23 Oktober 2013 yang membosankan.

2 comments

  1. @erdidik · October 25, 2013

    Kemarin ada anak tetangga mati karena bosan. Ngeri..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s