Catatan Pengingat

kucatat agar kuingat. kadang kuhapus, kutimpa dengan tulisan lain, lalu kuingat kembali.
kadang isi pena menyeruak sendiri diantara alinea. berceceran.
tulisanku berantakan. kuhapus dan kutimpa lagi. sampai hari jadi gelap,
kutimpa dengan terang, lalu kuingat hari itu menjadi indah. sampai hari menjadi sedih,
kuhapus, kuganti dengan aksara-aksara yang lain, sampai aku tidak tahu.

jalan yang sendiri bersamaku, kuingat dengan mata dan telinga. roda,mesin,klakson berbisingan.
kuganti dengan suaramu. kau tertawa, aku juga. aku gila. sampai aku tahu aku ada dimana.
aku disini, aku tahu. tapi aku tidak ingat. sampai kuputuskan berjalan mundur, seperti raja pop.
kau tertawa lagi, aku ikut. kita gila. sampai aku ingat,
ternyata cuma aku saja. sampai aku tidak tahan,

kutimpa dengan kau, lalu menjadi kita.

3 comments

  1. lampumerah · July 17, 2013

    wah…
    ternyata efek timpa-menimpanya kerasa banget…
    sampai aku yang membacanya jadi ikut tertimpa-timpa dari kalimat satu ke kalimat berikutnya.
    hihihi…
    ^___^
    tapi iyah juga..
    aku juga sering demikian
    terkesan galau dan mudah digerogoti rasa
    tapi entah..
    #galau

    • Diffa Imajid · July 17, 2013

      wah kalo saya sih gak suka galau. gak enak dijadikan lauk nasi (?)😆

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s