Langit di Bawah Kaki

renyuh nadiku,
gaung aduan sepatu dan ubin kepada kosong jalan.
mendongak namun kepada bawah, aku melihat ia membumbung.
menggapai-gapai kepada buangan.

mimpi-mimpi yang kulupa,
cerita yang tak sempat utarakan, selatankan.
kata bentukan kamus, tak lagi punya rasa.
dan mereka yang bicara bersamaan, akhirnya tak saling dengar.

semua tahu bahwa bumi bulat,
semua tahu bahwa tengadah bila ingin melihat langit,
tapi ia tidak selalu diatas,
karena sekarang, dan untuk selamanya,
langitmu ada di bawah kakiku.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s