Saat Surga Terdiam

aku juga ingin jadi manusia.api dalam darahku ingin aku padamkan.
aku juga bisa menangis, meski hanya bohong.
tapi itu sudah cukup, bumi sudah tahu.
malamku jadi pagi, benalu dalam tungku.
lihatku saja tidak mau.
begitu?

aku ingin putuskan asa.
yang melubangi pelipismu saat kau mengunci dirimu dalam satu ruang,
siapa yang bisa melihatmu? keji? humanis? apapun! percuma!
matahari pagi sudah jadi musuhmu. kelambu…
hidupmu kala kau atur sendiri, memang paling bisa.
bisa apa?

gila kau.
ingin jadi manusia saat manusia ingin jadi engkau.
kuat lemah hanya takar tidak berujung, jika kamu menghendakinya.
aku bisa memilin, seuntai talian cemas dalam kesempurnaan.
dalam pekat gelap ini, dunia kita juga sudah sempurna
menurutmu?

kita bisa jadi satu, kita bisa jadi banyak.
lupakan satu nyata, yang dia berikan hanya ucapan selamat berjumpa.
aku tahu kau butuh lebih dari itu, satu dunia.
kepada lupa kita menganga, atas sesuatu yang kita buat.
celaka kita…
meminta segala saat surga terdiam.

masih ingin jadi manusia?

2 comments

  1. Syahru Al Banjari · May 6, 2013

    Nice post.. Saya mash manusia.. Hehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s