Petrichor

petrichor

petrichor

tirta angkasa,
kadang manusia artikan kedatangan mereka perlambang tangis linangan lazuardi.
yang mengabu seiring arakan awan yang memabukkan, mengabukan.
dan mereka yang bersayap pun berteduh pada naungan semesta.
kukira kitalah yang paling sempurna, padahal basah pakaian pun kita takutkan.
entah apa yang ia lihat dari atas sana….

berlarian, berhamburan.
genggam tangan hindari butir2 langit yang berpasukan menghujam bumi.
dan kiranya kata2 berkomplot menghujam hati,
kemana lagi kuteduhi jiwa ini?

dia adalah tanah siraman hujan.
yang menghidupkan seluruh kenang yang telah kita makamkan.
dengan penghormatan terakhir berupa kesepian dan kehampaan.
serta wasiat untuk saling menjaga,
agar tak saling meluka.
dalam tanya.

2 comments

  1. nounnique · October 30, 2012

    bahasanya lumayan expert ya.. keren!
    keep writing…

    • Diffa Imajid · October 30, 2012

      saya masih ada di kata “lumayan” dan masih jauh dari kata “expert”😆
      makasih kunjungannya😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s