Weekend Terakhir

bentar, saya menghela nafas dulu….

menginjak akhir september ini membuat saya mengingat2 apa yg sudah saya lakukan bulan2 terakhir ini. senang sedih yg terasa sekarang adalah bukti benar salahnya pilihan saya sebelumnya. juga, saya gak mau ikut2 orang dengan bilang 2012 ini berlalu begitu cepat. gak segampang itu. ah mulai penyakit lama. biasa memulai postingan dengan ngalor ngidul…

hari sabtu minggu ini adalah weekend terakhir saya. sedih sekali meninggalkan 2 hari yang selalu mengindahkan hari2 dan mengusir kepenatan dari waktu bekerja. mulai minggu depan, sabtu minggu saya akan saya gunakan buat menimba ilmu. mulai kuliah sambil cari uang. biar ada yg bisa saya banggain kalo ketemu camer #apeu

siapa yg gak ngefans sama hari libur? kalo gak ada dia dicari. bahkan sampai direkayasa. hahaha.
mungkin ini salah satu bentuk pengaplikasian peribahasa berakit2 ke hulu. ya, berakit2 dahulu tanpa bersenang2. malah saya berharap disaat saya berakit2 ini didalamnya dapat saya temukan kesenangan sehingga saya bisa ikhlas menjalani semuanya. amiin.

gak bisa bangun siang lagi, gak bisa leha2 depan PC lagi, gak bisa gak mandi seharian lagi (ini jgn diconto ya anak2…). beginikah proses pendewasaan? keluar dari zona aman. kenapa harus keluar kalo misalnya yang enak2 justru sudah kita dapatkan?

kemudian saya tersadar…(ciee gaya lo tersadar dip)

kita manusia tidak diciptakan stagnan. hidup harus terus jalan dan berputar atau apapun itu. mari kita samakan saja, memiliki progres. Tuhan gak menitipkan bumi ini pada malaikat karena mereka bertindak berdasarkan perintah. kalo gak diperintah ya sudah diam saja. tidak seperti manusia yang memiliki akal sebagai kelebihannya sehingga bisa terus berkembang menjadi pribadi yg lebih baik. makanya, keluar dari zona aman ini sebtulnya tujuannya memperlebar zona aman itu sendiri. kalo dimana2 aman kan enak ya? betul tidak? tidaaaaaaaak (anak TK sebelah pada nyaut…)

agak sedikit kesal karena di weekend terakhir ini, rencana saya buat ngajak samwannya saya keluar gak terlaksana. dia berhalangan dan sayanya uga agi atit qaqaa😦 dan lagi setelah dipikir2……..saya gak punya samwan sapa2😆

udah ah. pokonya intinya ceuk urang sunda mah,”DEK KITU WAE HIRUP TEH LUR?”. makanya kita harus berubah.

berubah! (kabur naek belalang tempur…)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s