Hal Yang Sia-Sia

apakah kalian pernah melakukan sesuatu yang saat kalian lakukan itu terasa begitu berguna dan bermakna bagi orang lain, untuk kemudian hari kalian mengetahui bahwa hal itu semua cuma perbuatan yg sia2 aja?

saya sering.

entah karena saya tipe cowok yang terlalu baik, yg gak bisa nolak kalo ada orang yg memang butuh sesuatu dari saya, entah barang atau jasa (emgnya jualan….). memang sebagai manusia kita harusss hidup saling tolong menolong kepada sesama apalagi sama yg membutuhkan. apalagi sama orang2 terdekat. tapi kadang2 sering ngerasa kalo apa yg saya lakuin ini cuma mereka manfaatin doang demi kepentingan mereka. selepasnya, ya lupakan saja. saya gak pernah ada…

saya gak ngerti kenapa saya waktu itu bisa2nya, baru aja pulang dari luar yg entah darimananya saya udah lupa tapi yg jelas capek banget,ย  kemudian saya disms, minta ditemani nonton film. kenapa? sederhana. gak ada temen. kenapa nonton harus sama temen? sendiri juga bisa kan? dan lagi film yg bakal ditonton bertema horror-gore yg udah jelas2 saya paling gak suka. dan kemudian apa yg terjadi? saya jemput dia kerumahnya, kita pergi nonton, kemudian saya pulang lagi. capek? iya. mental breakdown? sangat. saya gak kuat liat darah2 dan tulang2 patah atau isi perut yg terburai keluar, atau daging2 manusia yg hancur berantakan. entah apa perasaan saya waktu itu…

saya gak ngerti kenapa saya waktu itu bisa2nya, baru aja pulang ngantor, dan kejebak macet, kucel, keringetan, emosi segala macem, dan hari itu ada yang minta saya temani nonton juga (nonton mulu kerjaan lo dip…). dan kemudian apa yg terjadi? sudah bisa ditebak pemirsa….

I’ve done too much and I’m sick of it yet I can’t stop doing it. why it’s so hard to say “no”?

dan mungkin setelah baca beberapa alinea diatas timbul pertanyaan, bagian sia2nya dimana?

…saya gak pernah ada…

silahkan coba hubungkan 4 kata diatas ini dengan kata “saya”, “mereka”,”kehidupan”.
gak begitu sulit kalo udah baca paragrafnya.

saat menulis ini saya capek dan lelah. juga sakit (literally…)

……….

*kerjaan lo ngeluh mulu dip.
**bukan manusia kalo gak ngeluh…
*jago ya lu bikin excuse macam gitu.
**berisik….

 

6 comments

  1. kangyaannn · September 24, 2012

    saya juga pernah Dif… sepertinya lebih dari sia sia malah ahirnya rugi secara materi….

  2. Idah Ceris · September 24, 2012

    Mencoba melihat kondisi dan pinter baca situasi, mas Dip dpi kediip.๐Ÿ˜€
    urip iku santai mas, serasa dipantai lagi menikmati indahnya sunset.๐Ÿ˜†

    Urip sak pisan ojo ngoyo2 ben ora loyo.๐Ÿ˜›
    Semua hal yang sudah kita kerjakan tidaka da yang sia2, asal buka pekerjaan yang negatif.๐Ÿ™‚

    Keel smile, Brother.๐Ÿ˜›

    • Diffa Imajid · September 24, 2012

      iya deh. harus tetep smile terus ya. ntar gigi malah kering๐Ÿ˜†

  3. Siti Lutfiyah Azizah · September 27, 2012

    curhat๐Ÿ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s