Sisa Bara

pertemuan senja ini serasa seperti memandangi api unggun dan percikan apinya.
serta suara ranting kayu yang rapuhnya terpatahkan.
dan aku termenung melihatmu, yang merangkul sadarku dalam cerah senyuman.

kepada waktu yang telah usai, kusampaikan salam hangat.
mengelilingi hancurnya kayu oleh api. kebinasaan yang membawa kehangatan.
aku binasa dalam hangatmu.

dan kepada perpisahan kulayangkan sendu.
pada masa kita berdua, yang terdiam satu sama lain. merangkai kata yang akan kita resapkan ke nadi satu sama lain. berpeluk rasa, mencium kesunyian dan mengindah segala yang ada.
yang mungkin terlalu berlebihan bila ingin kujalani malam-malamku seperti itu selamanya

dari kayu kepada api yang menjadikannya abu
dari aku kepadamu yang menjadikanku rindu

 

*terima kasih untuk malam sederhana ini.

2 comments

  1. papap arfa · September 17, 2012

    waduh udah lama g berpuisi galau nih hehe

    • diffaimajid · September 17, 2012

      waduh ayo dong keluarkan karya papap😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s