MUSIC : My All Time Favourite Musician [PART 2]

Adakah satu hari dimana kalian tidak mendengarkan senada atau sebisik atau sedikitpun suara musik?

Musik sudah menjadi sobat karib saya sejak masih SD. saat dimana anak-anak mendengarkan lagu2 ciptaan Papa TBob, saya sendiri lebih suka mendengarkan musisi luar semacam The Corrs, Hanson, Westlife,Backstreet Boys atau band band heavy metal semacam Iron Maiden, Helloween, Megadeth atau Musik musik progresif semacam Dream Theater. hella weird taste of music for a kid that age. saya suka lagu anak-anak. tapi saya lebih menikmati saat mendengarkan musik-musik semacam tadi. Dulu ya…

Sekarang sama. saya masih suka mendengarkan musik dimanapun saya berada. beragam jenis musik saya dengarkan mulai dari pop mainstream, rock mainstream, jazz, reggae sampai musik-musik dengan genre yang aneh-aneh semacam psychedelic, progressive,math, post-rock,shoegaze,neofolk,ambient dan saya juga menikmati musik-musik keras beraliran metal,death,grind,post-hardcore,punk dan masih banyak lagi. Bahkan sampai J-pop, K-pop pun. never had enough.

Tapi tetap saja begitu memetik gitar, lagu yang keluar dari mulut saya macam Armada, D’masiv, D’Badjingan #eh. pada kesempatan ini saya ingin meneruskan post kemarin yang bisa dilihat di SINI tentang musisi-musisi yang benar-benar saya sukai semua karyanya. oke langsung saja ya.

PARAMORE

Paramore is an American rock band that was formed in Franklin, Tennessee, United States in 2004. The band currently consists of Hayley Williams (lead vocals/keyboard),Jeremy Davis (bass guitar) and Taylor York (lead guitar). The band have released three studio albums in total; All We Know Is Falling (2005), Riot! (2007) and Brand New Eyes(2009).

awalnya saya mendengar band ini di radio. tanpa mengenal nama band ataupun judul lagunya. dan begitu saja. STUCK! ini lagu selalu terngiang di kepala. pertama yang saya dengar adalah misery business dan selanjutnya adalah pressure. mulailah pada saat awal SMA, saya mengumpulkan semua albumnya. dan ternyata tidak ada satupun lagu mereka yang tidak saya suka. playlist penuh dengan lagu mereka. dan juga selalu terbayang wajah vokalisnya yang…ah….

sebetulnya tidak ada yang aneh dari musik mereka. tapi ada satu ciri khas yang tidak bisa saya dapatkan dari band lain. seakan mereka mengeluarkan suara-suara dengan warna mereka sendiri. tidak ketinggalan performa prima mereka di setiap live atau acoustic session. sayang sekali drummer dan gitarisnya keluar. sayang sekali….

UNCHAIN

UNCHAIN was formed in Kyoto in 1996. Later, they moved into Osaka and began playing live gigs there. They progressed musically and put out demo songs on compilation CDs and started to work on their mini album, with their guitarist now not just a support member. He joined the band for the production of the mini album “The Space of the Sense” which was released on June 8, 2005. They have released several mini-albums and three full-length albums since then.

Taking influence from Blues, Jazz, and of course rock music, they have a lot of originality. With a high pitched back up singer and a milder one for a frontman it really helps the band with vocals, as does the great work they do on the songs instrumentals.

Pertama dengar lagu mereka itu saat saya ngesearch jpopasia.com secara random. melihat ada band ini di best rock videos kemudian menghantarkan saya pada 1 lagu mereka yang berjudul super collider. begitu dengar dan melihat videoklipnya, hari itu juga saya cari album-album mereka. sensasi merinding saat mendengar musik mereka saat pertama kali masih terasa. keren!

musik rock jepang yang dipadu sentuhan blues dan jazz ditambah lengkingan nada-nada tinggi sang vokalis membuat saya ketagihan mendengarkan karya-karya mereka. saya rekomendasikan 4 lagu yang lebih baik didengarkan berurutan. Super Collider -> Make it Glow -> The World is Yours -> Across The Sky. bisa dilihat dulu videoklip mereka di youtube. saya tidak tanggung jawab bila ketagihan ya😀

LAMB OF GOD

Lamb of God is an American groove metal band, originally formed under the name Burn the Priest.

The roots of Lamb of God were planted in the year 1990, when Mark Morton, Chris Adler and John Campbell were friends at Virginia Commonwealth University. The trio began playing at Adler’s house in Richmond weathering chilly conditions. “There was no heat in the house,” recalls Campbell. “We would hang around the kerosene heaters, get really drunk and write metal songs. Fumes and Black Label beer were definitely what fueled our early days.”

LAMB OF GOD RULES!

saat dulu pertama muncul game guitar hero, saya langsung keranjingan. setiap hari haruslah saya memainkan game ini. sampai jari saya lihai memainkan stick PS2 bak gitaris profesional (halah…). begitu saya memainkan lagu dari mereka yang berjudul Laid to Rest, saya langsung suka. padahal saya sebelumnya tidak pernah mendengarkan musik-musik cadas. tidak secadas lamb of god ini. kemudian saya mulai mengumpulkan lagu-lagu mereka. belum lagi saat di SMP, teman saya yang gitaris pun menyukai lagu ini. sering saat istirahat pelajaran seni musik, dia membawakan lagu ini dengan gitar akustik. dan saya mulai teriak-teriak tidak jelas😆

untuk rekomendasi, saya pilih beberapa lagu yaitu Laid to rest, Pathetic, Fake messiah dan Walk with me in hell. se666an!!

———————————————————————————————-

sekian untuk edisi hari ini. ada beberapa lagi sebetulnya. but i’ll save it for later. ciao!

10 comments

  1. Siti Lutfiyah Azizah · July 6, 2012

    oalah.. band favo-nya.. ckck.. dasar cowok emang, haha

    • diffaimajid · July 6, 2012

      hehehe. sebtulnya masih ada beberapa lagi cuman belum sempat saya tulis😆

      kalo kakak suka musik?

      • Siti Lutfiyah Azizah · July 6, 2012

        wah, saya sih emang suak musik meski bukan penggila banget. paling seneng itu sama simple plan kalo dari luar..

  2. samudera artika · July 6, 2012

    musik, emang bahsan yang paling nggak bosenin menurutku.
    hehehe
    jempol dah buat paramorenya ;D

    • diffaimajid · July 6, 2012

      satu jempol buat saya. satu kecup buat hayley :* #eh

  3. selfbeside · July 6, 2012

    gue juga suka paramore, tapi lamb of god…uuuu ngeri

    • diffaimajid · July 6, 2012

      uuu ceyem. hahaha
      tapi kalo udh biasa, lagu kaya gini malah jadi lagu pengantar tidur (?)

      • Satusatuen · July 11, 2012

        hehehee..pengantar tidur ya.. jadi inget ..
        tiap kali muter Yngwie atau band cadas lain pasti bawaannya ngantuk.
        beneran ini

  4. uyayan · July 7, 2012

    lain orang lain selera, saya lebih ke musisi lokal…. saya suka iwan fals, ebit g ade, doel soembang dan tony q…

    • diffaimajid · July 7, 2012

      doel soembang sareng tony q raresep oge tah kang😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s