Tentang Cinta [2]

Salam Cinta….

acieeee….

Ah saya sedang malas berbasa-basi di awal. jadi biarlah berbasa-basi di tengah saja. seperti janji saya kemarin, atau pada posting sebelumnya, saya akan menuliskan beberapa kejadian dan pendapat yang saya alami belakangan ini yang sifatnya agak, ehem…pribadi. tapi sebetulnya sulit menulis hal-hal seperti ini. karena saya sebetulnya bukan sebuah pribadi #TerYogaEsPe. ah dasar raja dangdut….oh iya, sembari membaca, silakan pilih lagu untuk mengiringinya sebagai backsound. pilih saja, lalu cari dan unduh sendiri ya.

1. Bullet for My Valentine – Heart Burst Into Fire

2. Hanson – Mbop

3. Vannesa Carlton – A Thousand Miles

4. Dzeek – Friends

5. The Trees and The Wild – Kata

Jika sudah, teruskan membaca. itu juga kalau ingin meneruskan. tapi teruskan saja ya? supaya saya tidak percuma ngetiknya. haha.

Pada hari minggu malam kemarin, saya bersama 4 teman saya mengunjungi PVJ. yang bertujuan untuk menonton performnya The Trees and The Wild di acara Mayday. acara semacam bazaar jual-jualan yang diadakan oleh anak manajemen ITB dan alhamdulilah saya tidak membeli apapun disana. tidak ada satupun barang yg ingin saya beli. saya sampai disana sekitar jam 7 ke setengah 8an. dan dalam keadaan lapar. disaat orang-orang sibuk mengobrol tentang TTATW yang akan perform, saya malah sibuk ngobrol akan makan dimana setelah pulang dari sana. ah bukan main rasanya….

ringkasnya, begitulah. good performance. rada kecewa karena cuma bawakan 3 lagu. saya menikmatinya.

Tapi bukan itu yang ingin saya bahas…..

Obrolan ttg lawan jenis. teman yang pergi bareng dengan saya menceritakan pengalamannya dikecewakan untuk kesekian kalinya oleh lawan jenis. saking stresnya sampai berat badannya menyusut hingga 19 kg (sebetulnya karena sibuk kegiatan UKM dan ngeBand. tapi biarlah saya sebut begitu saja). dan dari pembicaraan itu jadi teringat teman-teman saya yang sampai sekarang, masih gundah dengan urusan lawan jenis. well….

Dan juga, saat menonton pertunjukan malam itu, banyak akhwat2 yang menurut saya menarik secara fisik. dan saya sempat melihat akhwat yang pernah 1 angkatan saat SMP, bertampilan lebih dewasa dan berwajah imut juga unyu-unyu. dan masih banyak lagi, baik yang berhijab maupun yg tidak malam itu banyak yang cantik.
oke, perbendaharaan bahasa gaul pada tulisan kali ini cukup merusak pemandangan bahkan bagi diri saya sendiri. iyuwh…

Tapi semakin saya melihat-lihat akhwat di segala penjuru, ada satu perasaan dalam diri saya yang mengekang. seperti mengekang keinginan untuk memiliki. saya kuat pikiran saya bahwa saat ini bukan waktu yang tepat bagi saya untuk memikirkan lawan jenis. dan setelah “kejadian” kemarin saya menyadari beberapa hal. dulu saya sering memberikan nasehat2 ttg percintaan pada teman2 saya yang membutuhkan. padahal saya sendiri belum pernah merasakannya atau mengalaminya secara langsung. tapi begitu mengalaminya, yah begitulah. saya merasa cuma seperti kentut saja. bicara tanpa makna, dan tanpa bisa membuktikan apa2.

saya masih jauh dari kata mampu, dalam urusan memahami hati lawan jenis. karena teori dan praktek memang beda pada implementasinya. dulu saya yang gembor dicanangkan sebagai raja curhat, saat hanya jadi seonggok pecundang. pecundang cinta mungkin…..

Tapi biarlah…untuk saat ini saya ingin jadi onggokan yang terdiam di sudut yang lambat laun terbawa kesana kemari. mencari arti dan memahami. bahwa sebetulnya dunia yang saya ucapkan dan saya janjikan hanya bual belaka. lebih banyak lagi yang harus saya pelajari, yang harus saya tingkatkan dari diri saya. memantaskan diri untuk siapapun yang akan menjadi seseorang bagi diri saya sendiri. dan bila saat itu sudah tiba, saya akan tahu dan saya tidak akan ragu untuk menjalani semuanya.

saya belum baik sekarang. maka dari itu, saya harus memantaskan diri agar dia di masa depan mendapatkan saya yang sebaik dan sepantas-pantas untuknya.

Yah….bukan saat ini🙂

9 comments

  1. putrijeruk · July 4, 2012

    super!

  2. Siti Lutfiyah Azizah · July 6, 2012

    oh.. ngerti perbendaharaan kata ‘akhawat’ toh.. hehe

    • diffaimajid · July 6, 2012

      soalnya dulu saya di sekolah panggilan siswanya ikhwan dan akhwat. hahaha

      • Siti Lutfiyah Azizah · July 6, 2012

        loh, lulusan sekolah basis Islam terpadu toh😛

        • diffaimajid · July 6, 2012

          hahaha. saya mah lulusan SMK😆

          • Siti Lutfiyah Azizah · July 6, 2012

            tumben-tumbenan SMK panggilannya ikhwan akhawat. biasanya julukan itu datang dari SMAIT atau sejenisnya

            • diffaimajid · July 6, 2012

              hahaha. alhamdulillah kalo di sekolah saya emg ditekenin pada keagamaannya sih.😀

  3. Pingback: Permainan Playlist Lagu « IMAJID DIFFA

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s