Ini Tentang Kami

kami adalah dua identitas dalam satu entitas
kami adalah sisa kekalahan dan puing-puing pengharapan
kami adalah yang ditinggalkan dan dibawa paksa
kami adalah realita dalam berjuta rekayasa

Bukankah kami satu gumam dengan asa?
Bukankah kami panjatan terhadap mutlak kuasa?
Bukankah kami bentuk penghambaan rasa?
Bukankah kami tercipta tanpa paksa?

Harapan itu bagaikan balon gas merah yang mengempis perlahan namun masih tetap menempel pada langit-langit
Harapan itu bagaikan satu orang yang terlihat begitu kabur dalam kantuk
Harapan itu bagaikan boneka beruang yang ditinggalkan di hari yang cerah
Harapan itu bagaikan pelangi di genangan air bercampur bensin

Bila dari awal hanya ada dia, mengapa kami harus ada?
mengapa kami harus ditiadakan?

*Taken from a song from The Hiatus, Bittersweet/Hatching Mayflies

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s