Saluran Air

malam hari, dia menelpon tukang pipa. entah kenapa…
padahal tidak ada yg rusak. entah apa…

kemudian dia memutar nomor di telpon rumahnya. telpon antik, nomornya diputar-putar. lucu sekali…
“halo?”
“iya pak ada yang bisa kami bantu?”
“sudah malam begini masih bisa dilayani pak?”
“servis kami terbaik di kota ini pak. ada yg bisa kamu bantu?”
“begini pak…”

“saluran air saya sepertinya macet pak…”
“sepertinya? memang airnya tidak mengalir? tersumbat atau bagaimana?”
“sepertinya begitu pak”
“oh tunggu sebentar…”
“…..”
“…..”
“…..”
“…..”
“…..”
“…..nah sekarang sudah kami servis pak. coba nyalakan lagi keran airnya..”
“saya coba pak. WAH! benar pak sudah nyala lagi. terimakasih pak”
“sama-sama pak”

itulah sepintas obrolan di rumah sakit jiwa di seberang bukit. entah, mungkin saya akan mengunjunginya sekali-kali.

malam hari, jam setengah dua belas. saya malas lihat tanggal

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s