Terus Terang Terus

sampai saat ini, seberapa sering kalian menggunakan kalimat-kalimat yang isinya menjadi pelarian dari kejujuran? saya sering. sampai disatu titik dimana kata-kata yang bias yang awalnya untuk menutupi apa yang dimaksud, menjadi sebuah realita yang diterima dan dianggap nyata oleh diri. kalau pandai berpura-pura, lebih baik disalurkan ke dunia akting supaya lebih total, katanya. tapi seringkali para aktor/aktris yang kita lihat dilayar kaca, saya rasa hanya sekedar berpura-pura tidak jujur. berpura-pura menjalani sebuah kenyataan yang sebetulnya tidak nyata. kenapa? karena sesungguhnya, aktor/aktris sejati adalah kita sendiri, dunia sebagai panggungnya dan jalinan takdir yang jadi skenarionya. dimana masing-masing orang punya kepercayaan yang berbeda tentang siapa yang menciptakan dan menyusun skenario hidup mereka. ada yang percaya bahwa apa yang mereka dapat adalah sebuah lembar kosong yang bebas mereka isi dengan apapun atau bahkan merobek dan membakarnya. ada juga yang percaya skenario hidup mereka dibukakan sedikit demi sedikit lembarannya seiring langkah yang bahkan tidak mereka tentukan sendiri. ada juga yang percaya bahwa mereka tidak punya skenario sama sekali.

manusia jaman sekarang sudah terlalu sibuk dan  tidak punya waktu untuk memikirkan hal-hal yang tidak penting seperti ini. mereka lebih suka berkutat dengan masalah-masalah yang sebetulnya mereka sendiri pula yang menciptakannya. dimana perasaan seorang manusia tidak sejalan dengan kenyataan yang ada. kalau semua keinginan dituruti, bukan dunia namanya. surga.

lihat sendiri, dari awal sampai pada kalimat ini, semua kalimat yang saya tulis itu bias. yang sekiranya membaca tulisan ini pun tidak akan tahu saya membahas apa dalam tulisan ini atau apa yang saya maksud dan yang saya ingin sampaikan dari tulisan ini. tidak apa-apa. Tuhan pun seperti itu. ya, bagi yang percaya Tuhan saja.

Dia tidak serta merta menurunkan sebab musabab penciptaan dunia dan seisinya melainkan menghadirkan segala kenyataan yang tersembunyi dari apa-apa yang tidak kita perhatikan. didalam segalanya, ada Ia disitu.

sama seperti setiap pada tulisan saya, selalu ada seseorang disitu….

3 comments

  1. selfbeside · February 3, 2013

    yah apapun itu, cuma mau muji, kulit blog yang ini oke punya

    • Diffa Imajid · February 3, 2013

      berarti postnya nggak oke dong T^T

      • selfbeside · February 3, 2013

        yg penting kan ada yg dipuji

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s